Jumat, 27 November 2015

Mengolah lalu Menuai Hasil


Mengolah, menjaga dan menuai , dengan harapan untuk memperoleh hasil dari tanaman tersebut untuk digunakan sendiri ataupun menjualnya kepada orang lain.
Butuh proses untuk menjadikan sebuah Benih menjadi Nasi, Tak Seperti mengolah Tanah menjadi Beton beton Bertingkat hanya dalam itungan Hari.
Terus jaga Tanahmu, Olahlah jangan sampai anak cucumu tidak mengenal padi

Jumat, 31 Oktober 2014

S.W.A.G

                                                          ¢Sidikan Youth Movement



Kamis, 30 Oktober 2014

Atas Nama Bersepeda

¢ Tembok Kamar

¢ Jl. Kusumanegara Yk

¢ Sidikan Youth Movement (Lap. Sidikan Yk)


Yogyakarta 28 Oktober 2014

Seperti Sumpah pemuda yang Lantang Penuh dengan Ketegasan dan kesungguhan.
Pilihan yang menjadikan kesungguhan untuk kembali menjadikan Sepeda sebagai alat utama transportasi adalah sebuah komitmen untuk melawan rasa malas.

Membawa berbagai alur cerita saat terkayuhnya dua pedal, menantang  mesin mesin berpolusi yang merayap rayap bagai antrian bahan bakar.
Pastikan Mental dan Adrenalin selalu terkantongi ketika kakson klakson bersahutan, Sudah saatnaya
kita Merombak pola pikir, Tak Harus Mahal, Tak Harus membeda bedakan, karena semua sepeda itu sama.
" Kalau Ada Sumur Diladang
   Boleh kita Numpang Mandi
         Kalau Ada Waktu Luang
         Kapan Bersepeda Lagi..

Menanam Untuk Melawan


Gunung Kidul 2014

Masih di kota yang sama kota yang menyuguhkan batuan kapur yang tertata bak sebuah bata yang membentuk sebuah rumah.
Kali ini mengenai soal bagaimana kita Manusia adalah makhluk yang di berikan Tugas Sebagai Khalifah yaitu menjaga dan melindungi makhluk lainya guna terciptanya dunia yang terkendali.

Namun ada beberapa manusia yang masih tidak bisa mengendalikan sifat rakusnya untuk terus menerus menghancurkan pohon guna menciptakan pasar bebas yang maha Absolut,
Sehingga Anak cucu Kita kelak hanya bisa menangis dan berteduh di balik mesin mesin Penhangcur yang terus menggerogoti Sumber Oksigen Di bumi.

Pastikan Anak Cucumu Ajarkan  Menanam untuk Perlawanan !!

Rabu, 29 Oktober 2014

Si 14 0 45


Gunung Kidul 2014

     Tanah Gersang dan Hawa Sejuk adalah Pemandanagan yang Amat Mengesankan Bagiku Ketika Berkunjung di daerah ini.
Kearaifan lokal yang begitu melekat sehingga menciptakan suasana Desa yang Harmonis serta Budaya Tegur Sapa yang masih hingga saaat ini
Suasana yang tenang dan sepi memacu semangat untuk  segera melakukan aksi
Setelah mencari beberapa spot yang cocok, akhirnya langsung aku persiapkan alat alat eksekusiku
Tembok warga yang terbuat dari batako ini cukup apik, Segera aku meminta ijin untuk menggambar di tembok tersebut..
Setelah melakukan negoisasi akhirnya dipersilahkan untuk menggambar..

Tak sadar dari Belakang Anak Kecil itu memperhatikan ketika aku sedang mengeksekusi
Mungkin dalam hatinya, "gambar apa yang di gambar orang ini" batinku ketika bertatapan

Dan aku pun Sempat membayangkan, Suatu saat Kamu pasti akan tahu siapa sesungguhnya yang berada di gambarku ini, seorang badut  penjual makanan cepat saji yang sedang menyekap kedua mulut anak kecil,  yang mungkin akan memperluas jajahanya sampai ke desamu ini, entah kapan
tapi semoga itu tidak terjadi.

Korporat korporat akan terus mencari banyak cara untuk menjadikan kalian harus Beli Beli dan Beli
Semoga dengan gambar si Badut ini kalian Tahu, Bahwa suatu saat jangan sampai kalain menjadi konsumen tingkat dewa yang terus menerus termakan iklan kebohongan yang menawarkan berbagai macam hadiah






Membacalah !

Stencil On Wardobe

Misconception

Misconception

"Ketika kesalah pahaman akan menimbulkan reaksi bagi yg bersangkutan"